KRISIS KESEHATAN AKIBAT PANDEMI VIRUS CORONA (Covid-19) BERUJUNG PADA PELEMAHAN EKONOMI

                    Foto Bpk. Mahendra uttunggadewa

Krisiss kesehatan akibat pandemi virus Corona (Covid-19) berujung pada pelemahan ekonomi dan pelambatan arus perputaran uang.

Bursa saham dalam situasi negatif, utamanya saham BUMN dan swasta nasional mengalami keterpurukan. Kesempatan ini dimanfaatkan oleh investor asing untuk aksi borong saham dengan harga murah.

Selalu saja ada yang mengail di air keruh. Semoga saja bukan mereka yang sengaja memperkeruh air agar bisa mengail.

So, paska krisis kesehatan Covid-19, akan ada perubahan penguasaan atas asset-asset ekonomi nasional. Akibatnya, bisa dipastikan secara ekonomi kita akan semakin tidak berdaya dan terseret masuk dalam gelombang krisis berikutnya, krisis ekonomi.

Krisis ekonomi yang akan ditandai dengan terjadinya kerawanan pangan yang menghantar pada gelombang krisis berikutnya, krisis kemanusiaan. Situasi dimana setiap orang berubah menjadi predator yang memangsa sesamanya demi bertahan hidup.

Apakah kita takut?, siapapun normalnya tentu takut, tapi tanpa harus merasa ketakutan.

Bukan kematian yang harus ditakuti, karena mati itu kepastian. Tapi hilangnya nilai-nilai kemanusiaan yang adil dan beradablah yang harus ditakuti.

Kita harus takut ketika semua orang hanya berpikir untuk menyelamatkan dirinya masing-masing tetapi dengan membunuh nilai-nilai kemanusiaan dalam dirinya dengan mengorbankan orang lain.

Hidup sebagai manusia tanpa kemanusiaan yang adil dan beradab sejatinya adalah kematian itu sendiri.

Disaat-saat seperti inilah kata "eling dan waspada" menjadi imanen sekaligus transendental dalam proses pembumiannya.

#elingwaspada
#Mahendra Uttunggadewa

Komentar